Belajar Beralaskan Karpet, Tiga Kelas SD Negeri di Pusat Kota Cianjur Kekurangan Meja dan Kursi
- account_circle Dodi M
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

CIANJUR — Meski memiliki bangunan gedung dua lantai yang megah usai direnovasi pascagempa, salah satu Sekolah Dasar Negeri Lembur Tengah, Kecamatan Cianjur, masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Puluhan siswa di sekolah yang berada di pusat kota ini terpaksa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan duduk lesehan beralaskan karpe, Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, fasilitas meja dan kursi belum tersedia di tiga ruang kelas, yakni kelas 4C, 4D, dan 5B. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan belajar siswa dan menuai keluhan dari sejumlah orang tua murid.
Bahkan, demi kenyamanan sang anak, beberapa orang tua yang mampu memilih untuk membawa dan membelikan meja lipat sendiri ke sekolah.
“Alhamdulillah gedung sekolah anak kami sekarang sudah megah dua lantai setelah direnovasi. Namun sangat disayangkan, kemegahan itu tidak diimbangi fasilitas meja dan kursi. Anak kami belajar di atas karpet. Orang tua yang mampu bisa beli meja lipat, tapi saya tidak mampu, jadi hanya bisa menerima kondisi ini,” keluh salah seorang orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Sekolah Siti Nuralam membenarkan bahwa dari total 11 ruang kelas yang ada, tiga di antaranya belum memiliki fasilitas meja dan kursi belajar secara utuh. Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa hari ini pihak sekolah baru saja menerima bantuan 20 set meja dan kursi untuk dibagikan ke tiga kelas tersebut.
- Penulis: Dodi M
- Editor: Admin


Saat ini belum ada komentar