Site icon IDN Channel

Angin Kencang Sulitkan Pemadaman Kebakaran Lahan di Cilaku, Warga Khawatir Api Menyambar

CIANJUR — Ancaman si jago merah dan kepulan asap tebal mengintai warga Kampung Kebon Manggu, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, usai 15 hektare lahan bekas galian terbakar hebat pada Rabu (2/9/2026). Embusan angin kencang yang membuat api terus merambat mendekati pemukiman memaksa petugas gabungan bekerja ekstra untuk melokalisasi titik api.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur, Jaenal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.20 WIB. Lahan yang terbakar diketahui merupakan area bekas galian dan bukan kawasan hutan.

“Informasi yang kami terima sekitar pukul 13.20 WIB. Lokasinya merupakan lahan kosong, bekas galian,” kata Jaenal saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, luas keseluruhan lahan diperkirakan mencapai sekitar 24 hektare. Namun, berdasarkan informasi sementara, area yang terbakar mencapai sekitar 15 hektare.

Kondisi lahan yang berdekatan dengan permukiman warga membuat petugas memprioritaskan pemadaman di area yang paling dekat dengan rumah penduduk. Sementara itu, titik api yang berada di bagian tengah lahan cukup sulit dijangkau petugas.

Kawal Empat Tuntutan PPPK Cianjur Perkuat Solidaritas

“Yang kami antisipasi terlebih dahulu adalah api yang lebih dekat ke permukiman. Kalau yang berada di tengah, kami cukup kesulitan menjangkaunya,” ujarnya.

Proses pemadaman juga terkendala angin kencang yang membuat api berpotensi kembali meluas. Petugas harus berhati-hati saat melakukan penanganan di lokasi.

Hingga sore hari, sejumlah titik api di pinggir jalan mulai mereda. Namun, bara api di bagian tengah lahan masih cukup besar.

“Untuk sementara, titik-titik api yang di pinggir jalan sudah mulai mereda. Tetapi yang di tengah masih ada bara api yang cukup besar,” katanya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Cianjur mengerahkan dua unit mobil pemadam. Petugas juga mendapat bantuan dari unsur terkait, di antaranya BPBD, Perkintan, dan kepolisian.

Langkah Pemkab Cianjur Beri Ruang Belajar Layak bagi Siswa SMP SCBC Naringgul

Jaenal mengatakan hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebab kebakaran. Pihak Damkar bersama kepolisian masih melakukan penanganan dan belum bisa menyimpulkan sumber api.

“Untuk sementara ini kami dan kepolisian belum bisa memprediksi penyebabnya,” ucapnya.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, warga setempat, Safitri (37), mengaku khawatir kebakaran meluas ke permukiman. Kekhawatiran tersebut semakin besar karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari tempatnya berjualan yang berdekatan dengan penjual bensin.

“Takut ke permukiman warga. Saya jualan di sini dekat bensin, takut apinya menyambar ke sini,” kata Safitri.

BPBD Cianjur Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih ke 9 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Selain ancaman api, kepulan asap tebal juga mengganggu warga, terutama mereka yang memiliki gangguan pernapasan.

“Banyak asapnya ke anak-anak dan orang-orang. Yang sedang sakit jadi semakin sesak, terutama pernapasan,” ujarnya.

Safitri mengatakan api awalnya terlihat dari area lapang kemudian bergerak mendekati rumah warga akibat tiupan angin yang cukup kencang.

“Apinya dari sana, dari lapang, terus maju ke sini, ke rumah, kemudian maju lagi ke sana. Anginnya besar, jadi tidak padam-padam,” katanya.

Hingga sore, api belum sepenuhnya padam. Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian dan unsur terkait masih melakukan upaya pemadaman dan mengantisipasi api agar tidak merambat ke permukiman warga.

Lokasi kebakaran berada di Kampung Kebon Manggu, RT 04/RW 07, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Exit mobile version