Site icon IDN Channel

Cegah Keributan Terulang, Pemkab Cianjur dan KCD Pendidikan Perketat Pengawasan Sekolah

CIANJUR – Mencegah konflik antarpelajar terulang kembali, Pemkab Cianjur dan KCD Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat memperketat pengawasan sekolah serta mendorong beragam kegiatan kolaboratif lintas siswa, mulai dari bakti sosial, kemah bersama, hingga kegiatan keagamaan.

Audiensi digelar di Aula Kecamatan Cilaku, Selasa (11/8/2026), menyusul keributan yang melibatkan pelajar SMK Siliwangi dan SMKN 1 Cilaku.

Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi pendidikan dan keamanan di Kabupaten Cianjur tetap kondusif. Pemerintah daerah juga ingin mencegah munculnya konflik antarkelompok pelajar.

“Kami ingin suasana pendidikan dan masyarakat di Kabupaten Cianjur bisa berjalan aman, nyaman dan tertib. Kami tidak ingin ada perbedaan pendapat di golongan siswa yang satu dengan siswa yang lain,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan karakter menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah aksi kekerasan, baik secara verbal maupun fisik.

Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Tingkat Jabar

Wahyu juga menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pembinaan dan kedisiplinan pelajar. Setelah proses pembinaan, Pemkab Cianjur berencana menggelar berbagai kegiatan bersama antarsekolah.

“Setelah selesai pembinaan dan kedisiplinan dari Provinsi Jawa Barat, kami akan mengadakan kegiatan bersama, seperti bakti sosial, bakti lingkungan dan kegiatan keagamaan untuk memupuk rasa persatuan,” katanya.

Ia menegaskan, tidak boleh lagi ada ego sektoral antarsekolah di kalangan pelajar. Menurutnya, seluruh siswa di Cianjur merupakan saudara yang nantinya memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.

“Sudah tidak zamannya berkompetisi, sekarang zamannya kolaborasi. Kami akan menjadi katalis untuk hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KCD Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat Nonong Winarni mengatakan, pihaknya akan memperkuat pengawasan dan pembinaan di seluruh sekolah di Kabupaten Cianjur.

Bagong Mogok Korwil 5 Perkuat Gerakan Sosial di Cianjur, HUT ke-8 Diisi Bakti Sosial

Pengawasan akan dilakukan melalui para pengawas sekolah. Selain itu, kepala sekolah diminta meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap peserta didik di lingkungan sekolah masing-masing.

“Kami akan menguatkan pengawasan melalui para pengawas sekolah ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Cianjur. Kepala sekolah juga kami minta terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada peserta didik,” kata Nonong.

KCD juga akan memperkuat komunikasi dengan orang tua siswa serta meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat.

Untuk mempererat hubungan antarsekolah, Nonong menyatakan kegiatan bersama akan diperbanyak. Bentuknya dapat berupa jambore, kemah bersama, kegiatan olahraga maupun kegiatan keagamaan.

“Kuncinya adalah memperbanyak kegiatan bersama-sama,” ujarnya.

Kawal Empat Tuntutan PPPK Cianjur Perkuat Solidaritas

Terkait kemungkinan pemberian sanksi terhadap sekolah apabila ditemukan kelalaian dalam melakukan pembinaan siswa, Nonong mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan melakukan investigasi.

“Jika memang ditemukan kelalaian pihak sekolah dan lain-lain, bukan tidak mungkin ada sanksi yang akan kita berikan,” katanya.

Namun, untuk audiensi yang digelar tersebut, KCD belum memberikan sanksi kepada sekolah. Pertemuan lebih diarahkan untuk menyelesaikan persoalan dan mencegah kejadian serupa terulang.

Sementara terkait pelajar yang sebelumnya diamankan, Nonong menyebut penanganannya sementara diserahkan kepada pihak kepolisian untuk kemudian ditindaklanjuti oleh pihak sekolah sesuai kewenangannya.(**)

Exit mobile version