CIANJUR – Persoalan distribusi pupuk bersubsidi, penguatan ekonomi petani, dan terbatasnya peluang kerja generasi muda menjadi sejumlah isu yang disoroti calon Kepala Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Komar Budiawan.
Calon nomor urut 5 tersebut menawarkan sejumlah program sebagai arah perubahan jika mendapat kepercayaan masyarakat dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Langensari.
Komar mengaku maju bukan semata-mata untuk menduduki jabatan kepala desa. Ia ingin mengabdikan diri dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama petani yang menjadi mayoritas penduduk Langensari.
Salah satu persoalan yang ingin dibenahinya ialah distribusi pupuk bersubsidi. Ia mengaku menerima keluhan petani yang kesulitan mendapatkan akses pupuk sesuai kebutuhan.
Karena itu, Komar berencana membentuk koperasi desa sebagai lembaga pengelola dan penyalur pupuk bersubsidi.
“Saya ingin pupuk subsidi di Desa Langensari bisa diserap dan dirasakan semua petani. Prioritas saya menjaga penyalurannya agar lancar,” ungkapnya, Rabu (4/11/2026).
Ia juga menyatakan siap menyediakan lahan untuk mendukung pendirian koperasi desa. Menurutnya, keberadaan koperasi dapat memperkuat akses petani terhadap pupuk dan barang bersubsidi lainnya.
Selain sektor pertanian, Komar menawarkan program pemberdayaan generasi muda melalui peluang bekerja ke Jepang.
Program tersebut dirancang melalui pelatihan gratis di balai desa. Biaya pemberangkatan, menurut rencananya, menggunakan sistem pemotongan gaji setelah peserta bekerja.
Dengan skema tersebut, ia berharap calon pekerja tidak terbebani biaya pelatihan maupun biaya awal pemberangkatan.
Komar menegaskan, sejumlah gagasan itu telah melalui perhitungan dan bukan sekadar janji kampanye.
Jika terpilih, Komar menargetkan sejumlah pekerjaan dasar dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya.
Ia berencana membersihkan rumput liar di sepanjang jalan kabupaten, jalan desa, hingga gang permukiman.
Komar juga ingin membenahi selokan yang tersumbat dan dipenuhi sampah agar lingkungan desa lebih bersih dan nyaman.
Selain penataan lingkungan, ia berencana memperbaiki kantor desa yang mengalami kerusakan, termasuk kebocoran pada bagian atap.
Pada tahap awal, Kandar juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk merealisasikan pendirian koperasi desa.
Menurutnya, perubahan Langensari perlu dimulai dari persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.
Gagasan tersebut menempatkan kebutuhan petani, penguatan ekonomi desa, kesempatan kerja generasi muda, serta pembenahan fasilitas publik sebagai prioritas yang ditawarkan Kandar kepada pemilih.(red)

