CIANJUR – Dugaan aksi pungutan liar (pungli) yang menyasar sopir di kawasan wisata Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, berakhir damai setelah terduga pelaku menyampaikan permohonan maaf dan memberikan klarifikasi di hadapan jajaran Polsek Pacet.
Kapolsek Pacet AKP Amir Said mengatakan, permasalahan tersebut telah selesai setelah kedua belah pihak saling memaafkan. Menurutnya, aksi pungli belum sempat terjadi karena persoalan lebih dulu diselesaikan di lokasi.
“Permasalahan di lapangan sudah selesai kemarin. Sudah saling memaafkan. Punglinya belum dilaksanakan. Yang bersangkutan kami amankan untuk dimintai klarifikasi, dan saat ini situasi aman,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (02/8/2026).
Amir menegaskan, kondisi keamanan di kawasan wisata Cibodas tetap kondusif. Pihaknya bersama pemerintah desa menjamin wisatawan dapat berkunjung tanpa rasa khawatir.
“Kami bersama pemerintah desa menjamin kawasan wisata aman. Masyarakat yang ingin berwisata tidak perlu khawatir. Kalau ada gangguan atau membutuhkan bantuan kepolisian, bisa menghubungi layanan 110,” katanya.
Sementara itu, pria yang dikenal dengan panggilan “Si Berit” dan bernama Ahmad Hidayat (45) menyampaikan permohonan maaf melalui sebuah video. Ia mengakui tindakan meminta uang kepada sopir dilakukan atas inisiatif pribadi dan tidak ada pihak lain yang menyuruhnya.
“Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada sopir, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan Polsek. Itu murni kehendak saya pribadi meminta uang kepada sopir, bukan ada yang menyuruh,” ucapnya.
Permohonan maaf juga disampaikan Zainal Mutaqin (40) alias Oleng. Dalam pernyataannya, ia mengaku menyesali ucapannya yang memicu ketersinggungan Paguyuban Sopir Arab dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
“Saya menyadari pernyataan saya tidak pantas diucapkan. Saya meminta maaf kepada seluruh Paguyuban Sopir Arab dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Desa Cimacan, Deden Ismail, membenarkan persoalan tersebut telah diselesaikan. Ia menegaskan Pemerintah Desa bersama masyarakat menjamin keamanan kawasan wisata di wilayahnya.
“Kami menjamin siapa pun yang berkunjung ke kawasan wisata di Cibodas akan merasa aman. Mudah-mudahan kejadian ini tidak berdampak terhadap sektor pariwisata ke depan,” tutupnya.(**)

