CIANJUR – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Gerindra, Ganjar Ramadhan, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut merupakan titik kelima dalam rangkaian reses Ganjar di daerah pemilihannya. Sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan pembangunan, dengan kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan lingkungan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disoroti.
Ganjar mengatakan, pembangunan jalan lingkungan di Desa Rancagoong telah mulai direalisasikan secara bertahap. Namun, keterbatasan anggaran desa membuat sejumlah kebutuhan pembangunan belum dapat ditangani secara menyeluruh.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah melalui berbagai program pembangunan yang bersumber dari anggaran kabupaten maupun dukungan lintas pemerintahan.
“Banyak usulan masyarakat yang belum terakomodasi melalui Musrenbang desa maupun kecamatan. Karena itu, kami di DPRD berupaya menjembatani aspirasi tersebut agar bisa mendapatkan penanganan,” ujar Ganjar.
Ia mengakui, keterbatasan kemampuan anggaran daerah menjadi salah satu kendala sehingga seluruh usulan masyarakat tidak bisa direalisasikan dalam waktu bersamaan.
Untuk Desa Rancagoong, Ganjar menargetkan sedikitnya tiga titik pembangunan jalan dapat direalisasikan pada 2027. Sementara dua titik lainnya telah diusulkan untuk mendapatkan penanganan pada tahun berjalan.
Ganjar juga mendorong anggota DPRD dari seluruh fraksi agar memperkuat sinergi dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Kepala Desa Rancagoong, Dede Farhan, mengapresiasi konsistensi Ganjar dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat desa.
Dede menilai Ganjar menjadi salah satu anggota DPRD yang dinilai konsisten hadir dan mengawal usulan pembangunan masyarakat hingga terealisasi.
Ia menyebut, sejumlah pembangunan jalan hotmix melalui aspirasi Fraksi Gerindra memiliki volume cukup panjang. Begitu pula pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang dinilai cukup signifikan dibandingkan sejumlah program aspirasi lainnya.
“Sekarang masyarakat bukan hanya mendengar janji, tetapi sudah bisa melihat dan merasakan hasil pembangunannya,” ujar Dede.
Menurutnya, sekitar 70 persen masyarakat telah merasakan manfaat dari pembangunan yang terealisasi, terutama akses jalan yang sebelumnya rusak kini menjadi lebih baik dan nyaman dilalui.
Dede menambahkan, pemerintah desa akan terus membangun komunikasi dengan berbagai anggota DPRD untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Ia berharap sinergi tersebut dapat mempercepat pembangunan dan memastikan setiap program yang masuk ke Desa Rancagoong benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
“Kami akan terus melakukan pendekatan dengan berbagai anggota dewan. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” pungkasnya.(dm)

