Menurut Made, persoalan lain yang perlu mendapat perhatian adalah ketersediaan air bersih. Sejumlah wilayah di Cianjur yang mengalami kekeringan berpotensi menghadapi peningkatan kasus penyakit yang berkaitan dengan kebersihan dan sanitasi, seperti diare.
โKita tahu banyak daerah-daerah kekeringan. Kita takutkan di situ penyakit diare, karena cuci tangan kurang air atau air bersihnya memang kurang,โ ujarnya.
Selain itu, paparan asap akibat kebakaran juga perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan. Made menyebut fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas, memiliki persediaan masker untuk membantu masyarakat.
โMasker ada. Sekarang masker bukan hanya untuk penyakit, tapi untuk menjaga diri kita, termasuk dari debu, paparan asap, juga paparan bakteri dan lainnya,โ kata Made.
Ia mengingatkan masyarakat agar menjadikan penggunaan masker sebagai kebiasaan, terutama ketika kondisi udara dipenuhi debu atau asap.
โKalau terlalu banyak mungkin tidak ada, tetapi masing-masing sudah menjadi budaya untuk membiasakan diri menggunakan masker,โ pungkasnya.(**)
