“Kami berprinsip harus selalu membantu masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Air yang kami salurkan merupakan air siap minum dengan kualitas terbaik. Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi bersama Satgas Citarum Harum,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RW 03 Desa Haurwangi, Aceng. Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat membantu warga yang selama beberapa bulan terakhir mengalami kesulitan mendapatkan air.
“Warga kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan selama musim kemarau,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Heni (42), warga Kampung Ranggakeling, Desa Sindangsari, Kecamatan Ciranjang. Ia mengaku kampungnya telah mengalami krisis air bersih selama sekitar tiga bulan sehingga warga hanya mengandalkan air sumur yang debitnya terbatas.
“Sudah sekitar tiga bulan tidak ada air. Selama ini mengandalkan air sumur yang dekat, tapi harus bergiliran menunggu airnya terisi lagi,” katanya.
Heni berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menghadirkan solusi permanen berupa pembangunan sumur bor karena sumur yang sudah ada belum mampu menjangkau seluruh permukiman.
“Harapannya ada bantuan sumur bor lagi. Memang sudah ada, tapi airnya belum sampai ke wilayah kami. Yang penting kami ingin air terus tersedia,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Satgas Citarum Harum dan seluruh pihak yang telah membantu masyarakat menghadapi krisis air bersih.
“Terima kasih banyak kepada semuanya yang sudah membantu warga di sini,” pungkasnya.(RZ)
