Pemadaman melibatkan dua unit pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Cianjur dan satu unit dari Kodim. Babinsa serta Bhabinkamtibmas juga turut turun ke lokasi membantu penanganan kebakaran.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Andriyansyah memperkirakan total kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp100 juta. Kerugian tersebut meliputi kandang domba, lima ekor domba, serta bagian rumah warga yang ikut terdampak kobaran api.
Sementara itu, Kapolsek Karangtengah AKP Yudi Heryanadi membenarkan adanya kejadian kebakaran kandang domba tersebut. Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran jerami di sekitar kandang.
“Kebakaran kandang domba di Kampung Martibabakan, Desa Sukamulya, diduga akibat membakar jerami sehingga api meluas. Kerugian ditaksir sekitar Rp100 juta,” ujar Yudi.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi api ketika melakukan pembakaran sampah, jerami, rumput kering maupun aktivitas lainnya yang menggunakan api.
“Jika membakar sampah ataupun berurusan dengan api, agar selalu diawasi. Bila perlu sediakan air untuk mengantisipasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(**)
