Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan, overhaul dan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
Sekitar pukul 21.00 WIB, api berhasil dipadamkan secara total. Alexander memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
โAlhamdulillah pukul 21.00 WIB api berhasil dipadamkan total dan tidak ada korban jiwa,โ ujarnya.
Dalam proses penanganan, sejumlah petugas dilaporkan mengalami luka ringan maupun sesak napas. Menurut Alexander, kondisi tersebut merupakan risiko yang dihadapi petugas saat melakukan pemadaman.
Alexander mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai dari TNI, Polri, Damkar, BPBD, PMI, relawan, masyarakat hingga jemaat GBI Nehemia.
Ia mengatakan penanganan kebakaran dilakukan secara bersama-sama meski sempat terkendala kondisi lalu lintas di sekitar lokasi yang cukup padat.
โKendalanya adalah area ini merupakan area sibuk pada pukul 16.15 WIB. Namun berkat kolaborasi semua pihak tanpa memandang seragam, semuanya saling membantu meski sempat macet,โ katanya.
Sementara itu, area sekitar gereja kini disterilkan dan dipasangi garis polisi. Masyarakat diminta tidak memasuki maupun melintasi area tersebut hingga proses pemeriksaan dan pemulihan selesai.
โKami imbau kepada masyarakat, area ini telah kami sterilisasi dengan membentangkan police line. Demi keamanan dan keselamatan, mohon untuk tidak diterobos dan diperhatikan betul bahwa area tersebut tidak untuk dilalui sampai garis polisi digulung dan proses pemulihan dijalankan,โ pungkasnya.(**)
