“Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada sopir, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan Polsek. Itu murni kehendak saya pribadi meminta uang kepada sopir, bukan ada yang menyuruh,” ucapnya.
Permohonan maaf juga disampaikan Zainal Mutaqin (40) alias Oleng. Dalam pernyataannya, ia mengaku menyesali ucapannya yang memicu ketersinggungan Paguyuban Sopir Arab dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
“Saya menyadari pernyataan saya tidak pantas diucapkan. Saya meminta maaf kepada seluruh Paguyuban Sopir Arab dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Desa Cimacan, Deden Ismail, membenarkan persoalan tersebut telah diselesaikan. Ia menegaskan Pemerintah Desa bersama masyarakat menjamin keamanan kawasan wisata di wilayahnya.
“Kami menjamin siapa pun yang berkunjung ke kawasan wisata di Cibodas akan merasa aman. Mudah-mudahan kejadian ini tidak berdampak terhadap sektor pariwisata ke depan,” tutupnya.(**)
