Menurut Febi, kejelasan regulasi sangat dibutuhkan agar para PPPK paruh waktu memiliki kepastian mengenai masa depan status dan hak kepegawaiannya.
“Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas strategi mobilisasi massa, jadwal keberangkatan delegasi Cianjur menuju Jakarta, serta kesiapan kontribusi anggota untuk memenuhi kebutuhan operasional selama keberangkatan,” jelasnya.
Febi menyebut, pihaknya menargetkan ribuan PPPK paruh waktu dari Cianjur dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut. Keberangkatan itu diharapkan menjadi bentuk penyampaian aspirasi secara langsung kepada pemerintah pusat.
โRencana kita dari Cianjur berangkat ribuan PPPK paruh waktu untuk mempertanyakan kejelasan status kita,โ tegasnya.
Ia menambahkan, Silatnas menjadi momentum bagi PPPK paruh waktu dari berbagai daerah untuk menyampaikan aspirasi secara bersama-sama. Mereka berharap pemerintah pusat memberikan kepastian mengenai arah kebijakan terhadap tenaga PPPK paruh waktu.
Aliansi PPPK Paruh Waktu Cianjur memastikan persiapan akan terus dilakukan menjelang keberangkatan. Koordinasi dengan forum-forum PPPK paruh waktu di tingkat daerah juga akan diperkuat untuk memastikan delegasi Cianjur dapat mengikuti Silatnas sesuai rencana.
Dalam rapat tersebut hadir Ketua dan pengurus DPD Aliansi Paruh Waktu Indonesia Kabupaten Cianjur serta koordinator instansi DPD Kabupaten Cianjur.(**)
