Pengawasan akan dilakukan melalui para pengawas sekolah. Selain itu, kepala sekolah diminta meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap peserta didik di lingkungan sekolah masing-masing.
“Kami akan menguatkan pengawasan melalui para pengawas sekolah ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Cianjur. Kepala sekolah juga kami minta terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada peserta didik,” kata Nonong.
KCD juga akan memperkuat komunikasi dengan orang tua siswa serta meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat.
Untuk mempererat hubungan antarsekolah, Nonong menyatakan kegiatan bersama akan diperbanyak. Bentuknya dapat berupa jambore, kemah bersama, kegiatan olahraga maupun kegiatan keagamaan.
“Kuncinya adalah memperbanyak kegiatan bersama-sama,” ujarnya.
Terkait kemungkinan pemberian sanksi terhadap sekolah apabila ditemukan kelalaian dalam melakukan pembinaan siswa, Nonong mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan melakukan investigasi.
“Jika memang ditemukan kelalaian pihak sekolah dan lain-lain, bukan tidak mungkin ada sanksi yang akan kita berikan,” katanya.
Namun, untuk audiensi yang digelar tersebut, KCD belum memberikan sanksi kepada sekolah. Pertemuan lebih diarahkan untuk menyelesaikan persoalan dan mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara terkait pelajar yang sebelumnya diamankan, Nonong menyebut penanganannya sementara diserahkan kepada pihak kepolisian untuk kemudian ditindaklanjuti oleh pihak sekolah sesuai kewenangannya.(**)
