“Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Warga belajar juga perlu mendapatkan pengalaman sosial dan keterampilan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Deni menjelaskan, Gema Tunas V merupakan program Forum Komunikasi PKBM Provinsi Jawa Barat yang tahun ini dipercayakan pelaksanaannya kepada Kabupaten Cianjur.
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Di antaranya Direktur Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. I Gusti Made Ardana, S.Pd., M.T.; Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian; Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, H. Ruhli Solehudin, S.Ag., M.Si., beserta jajaran.
Hadir pula Kepala BBGTK Provinsi Jawa Barat, Dr. Sugito Adiwarsito, M.Pd.Or.; Kepala BBPMP Provinsi Jawa Barat, Komalasari, M.Pd.; serta perwakilan Polres Cianjur dan Kodim 0608/Cianjur.
Deni menambahkan, pelaksanaan Gema Tunas V diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan karakter yang memberikan ruang bagi warga belajar pendidikan nonformal untuk tumbuh melalui pengalaman, interaksi, dan kerja sama.
“Harapannya, seluruh peserta dapat membawa pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(DM)
